Once in a Blue Moon
Gara-gara penasaran karena Blue Moon tanggal 31 Mei kemaren, aku langsung cari-cari informasi di internet, dan inilah hasilnya.
FYI:
1. Kenapa Disebut Blue Moon? Apakah Beneran Biru?
Secara astronomi, jawabannya tidak. Bulannya tetap berwarna abu-abu keputihan seperti biasa.
Istilah "Blue" di sini awalnya berasal dari kesalahan sejarah dan evolusi bahasa. Pada abad ke-19, Almanak Petani Maine menggunakan istilah ini untuk menandai bulan purnama ekstra (ke-4) dalam satu musim. Nama ini dipakai murni sebagai kode penanggalan agar jadwal tanam dan panen mereka tidak kacau, bukan karena warna fisik bulannya.
2. Dua Definisi Resminya secara Astronomi
Fenomena bulan ekstra ini terjadi rata-rata 2,5 hingga 2,7 tahun sekali karena siklus bulan (29,5 hari) tidak selaras sempurna dengan kalender Masehi:
- Blue Moon Bulanan (Modern): Bulan purnama kedua yang terjadi dalam satu bulan kalender yang sama.
- Blue Moon Musiman (Tradisional): Bulan purnama ketiga dalam satu musim yang memiliki empat kali bulan purnama (biasanya cuma tiga).
3. Tapi, Bulan Bisa Beneran Kelihatan Biru!
Bulan secara harfiah bisa kelihatan biru di mata kita murni karena efek filter atmosfer bumi akibat bencana alam besar, bukan karena bulannya berubah warna.
- Letusan Gunung Krakatau (1883): Letusan dahsyat ini melontarkan abu ke stratosfer dengan ukuran partikel sangat spesifik (Mie Scattering).
- Partikel abu tersebut menyaring cahaya merah dan hanya meloloskan cahaya biru ke mata kita, membuat bulan tampak biru selama berbulan-bulan. Efek serupa juga terjadi pasca-letusan gunung tahun 1991.
Tapi bisa keliatan biru juga sih kalau white balancenya dimentokin rata kiri, itu mah biru jalur manipulasi digital 🤣
4. Asal-usul "Once in a Blue Moon"
Karena peristiwa astronomi dan fenomena atmosfer di atas sama-sama sangat jarang terjadi, lahir lah idiom ini:
- Tahun 1528: Awalnya dipakai di sastra kuno untuk menggambarkan sesuatu yang mustahil (seperti bilang "langit itu jedag-jedug").
- Hari ini: Jadi ungkapan internasional untuk menyebut "kejadian yang sangat langka terjadi".
1.16699016 × 10-8 hertz